
Pembukaan Program P5 di SMA Negeri 5 Tasikmalaya: Menggali Potensi Pangan Daerah melalui Wirausaha Muda
SMA Negeri 5 Tasikmalaya resmi membuka Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk siswa kelas X dan XI dengan tema “Menggali Potensi Pangan Daerah melalui Wirausaha Muda yang Berkarakter”.
Acara pembukaan digelar meriah pada apel pagi di lapangan upacara, Senin (19/5/2025), dan dihadiri oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Acara diawali dengan pembukaan oleh Plt. Kepala Sekolah, M.E. Suhartono, S.Sos., M.Pd., yang menyampaikan pesan inspiratif kepada siswa. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kreativitas dan karakter dalam mengembangkan potensi pangan lokal. “Program ini adalah kesempatan bagi kalian untuk belajar berwirausaha, mengenal kekayaan pangan daerah, dan membentuk karakter Pancasila yang tangguh,” ujarnya, sekaligus secara resmi membuka kegiatan P5.
Selanjutnya, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Hj. Erlin Resliana Budiarsih, S.Pd., memaparkan tata tertib pelaksanaan P5. Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong siswa mengembangkan keterampilan wirausaha melalui pengolahan pangan lokal, sekaligus memupuk nilai-nilai kebersamaan dan tanggung jawab.
Antusiasme siswa terlihat jelas selama acara pembukaan. Sorak sorai dan tepuk tangan menggema saat rangkaian kegiatan diumumkan. Program P5 ini akan berlangsung selama beberapa Harike depan dan akan ditutup dengan kegiatan panen karya serta pameran produk makanan tradisional khas Jawa Barat dan mancanegara. Pameran ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa untuk mempresentasikan hasil karya mereka kepada masyarakat.
“Senang sekali bisa ikut P5. Kami bisa belajar membuat makanan tradisional dan berpikir seperti pengusaha muda,” ungkap Mutiara, salah satu siswa kelas XI, dengan penuh semangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya SMA Negeri 5 Tasikmalaya untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, yang menekankan pembelajaran berbasis proyek untuk membentuk generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berjiwa Pancasila. Diharapkan, program ini dapat menghasilkan karya-karya unggul yang tidak hanya memperkaya khazanah pangan lokal, tetapi juga menginspirasi siswa untuk menjadi wirausahawan muda yang berkarakter.